Senin, 07 Januari 2013

Don't judge a Book by Its Category

Kenapa sampai bilang gitu.. Kalau dari segi umur, kan harusnya udah ngga pantes kan mbaca teenlit.. Hehehe.. Maklum, umur e udah expied kalau harus mbaca teenlit.. Tapi, baru kemarin mbaca 2 buku teenlit dan bener-bener bisa bikin terhanyut.
       Sebenarnya bukan tipe yang pemilih kalau soal kategori buku.  Ibarat kata asal udah di tangan pasti  yang namanya buku bacaan dilibas habis mpe halaman terakhir. Kebetulan, ada adiknya temen saya  yang dapet kado ultah berupa tetralogi teenlit. Penasaran, pinjam deh 2 buku pertama.
Buku #1 = Summer in Seoul
Buku #2 = Autumn in Paris

        Buku pertama menceritakan tentang seorang gadis keturunan Korea-Indonesia bernama Han Soon Hee atau akrab di sapa Sandy yang kuliah sambil kerja di kota Seoul. Ada sahabatnya bernama You Mi, penyanyi terkenal  Jung Tae Woo dan managernya Hyun Sik, serta bos Sandy yang bernama Mr. Kim yang otoriter namun eksentrik. Gaya bahasa penulis memang tak seringan novel-novel teenlit lain yang pernah saya baca. Tapi semakin dibaca, semakin menarik jalinan cerita nya, meskipun dengan ending yang bisa dibilang ''happy ending'', tetap saja recomended lah buat dibaca.

         Buku kedua, Autumn in Paris boleh dibilang menyajikan elemen kejutan. Menceritakan gadis Indo-Perancis bernama Victoria-dipanggil Tara Dupont, yang bekerja sebagai penyiar di stasiun radio lokal kota Paris, tentang persahabatannya dengan Sebastien, Elise; konflik dan hubungan asmara nya dengan Tatsuya, maupun hubungan nya dengan sang ayah. Meski di awal cerita nya ringan dan mengalir, di bagian akhir nya lah yang menyajikan ''elemen kejutan''. Konflik emosi yang di alami Tara sungguh mengaduk emosi dan perasaan. Agak lebay mungkin, tapi saya jujur menangis berurai air mata membaca novel ini. Jangan berkomentar lho sebelum membaca sendiri cerita nya.

Rabu, 02 Januari 2013

UNTIL THE 2012 YEAR END

 Tugu Yogyakarta (Jogjakarta Statue)

What do you think about Jogja? Cultural city with it's uniqueness and exotism in the Java Island. located in the middle of Java Island, Jogja offers us adventure, culture, history and various of tourism experience.
       Here i share you my journey to the heart of the city, Malioboro and Tugu street, where i was waiting for the year changing there.



 TRAFFIC  LIGHT

'TUGU' RAILWAY STATION ACROSS THE CITY 

THE TRAIN ARRIVES AT THE STATION

MALIOBORO MALL, THE SHOPPING CENTER

''MUTIARA'' HOTEL, FAMOUS HOTEL AROUND MALIOBORO STREET




DISCOUNT AND SALE PARTY DURING THE YEAR END


 ''BERINGHARJO'' MARKET, TRADITIONALLY WELL KEPT MARKET


 GEDUNG AGUNG (GREAT BUILDING) WAS THE OFFICIAL HOMESTAY FOR THE PRESIDENT AND FOREIGN AMBASADOR WHILE VISITING JOGJAKARTA.



WELL KEPT DUTCH BUILDING


''ZERO KILOMETRE'' BUIILDING


''ALUN-ALUN UTARA'' NEAR THE JOGJAKARTA PALACE




THE CITY VIEW AT NIGHT


Senin, 17 Desember 2012

welcome to the the rain season

Bahkan sekarang masih Desember, belum Januari yang disebut bulan nya  ''hujan sehari-hari'', tapi frekuensi hujan dari hari ke hari tak pernah surut. Rasa-rasa nya kalau sudah di atas jam 12 pasti hujan, tak peduli walau pagi hari matahari terik bersinar. Kalau di posisi sebagai penyuluh, turut senang, karena petani sudah menantikan datang nya musim hujan sejak berbulan-bulan lalu. Paling tidak dengan petani menanam padi, stok pangan kita akan tercukupi ke depan.

Kalau saya yang tinggal di daerah yang lumayan tinggi dan masih termasuk lereng gunung tidak terlalu khawatir adanya banjir. Tapi kalau melihat berita, di daerah dataran rendah yang rawan banjir miris juga rasanya..
Harapan kita semua, semoga musim penghujan kali ini memberikan tandon air yang cukup untuk dipakai selama musim kemarau mendatang.Amieeeeee....n

Pencanangan HMPI(Hari Menanam Pohon Indonesia) di Kabupaten Semarang

It's an  event held on November 30th 2012 on the Bergas district. The event called "Hari Menanam Pohon Indonesia.  It was held in the Kemloko field, supported by local farmers and other participants.
Here was some of the picture i got from those event :
>> Bapak Sekdin Kab Semarang, Anwar Hudaya disambut penari dari SD Bergaskidul 03


 >> Suasana peserta pencanangan HMPI
 Sambutan Kadistanbunhut Kab Semarang, Ir. Urip Triyogo, MM
 * Sambutan Sekdin Kab Semarang Bapak Anwar Hudaya*
 # Pemukulan gong sebagai tanda pencanangan HMPI#
 * Pemberian penghargaan kepada poktan berprestasi oleh ibu Bintang Munjirin*

 * Pelepasan Satwa*

* Gerakan tanam dimulai *










Selasa, 27 November 2012

Soropadan Agro Expo

Pernah deengar even Soropadan Agro Expo? Event tahunan yang digelar pada pertengahan tahun untuk memamerkan produk pertanian maupun sarana prasarana pendukungnya.
Even ini diselenggarakan di Soropadan, wilayah Temanggung.
Here, some of the picture there :


Minggu, 05 Agustus 2012

PPMKP Ciawi jilid I


Setelah perjalanan panjang selama kurang lebih 12 jam dari Bawen, sampailah di Ciawi pada pukul 5.15 pagi. Bisa ditebak, belum ada aktivitas dimulai, dan yang ada batu petugas Security yang dengan ramahnya mempersilahkan masuk dan segera melakukan registrasi dan memberikan kunci kamar. Kami tidak sendiri, teman dari Tegal ternyata lebih pagi lagi sampai di sini.
        Pasti masih asing dengan istilah PPMKP. PPMKP singkatan dari Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian. Ini adalah sebuah komplek pelatihan milik Departemen Pertanian yang berada di daerah Ciawi, Bogor. Komplek PPMKP dibagi menjadi beberapa komplek lagi yaitu :
a. komplek Bumi
b. komplek Tirta
c. komplek Matahari
Penasaran apa yang dilakukan selama di PPMKP Ciawi? Tunggu bab berikut dari ulasan penulis.

Sabtu, 23 Juni 2012

Unik nya pantai Bandengan




Apa sih yang terlintas saat mendengar kata Bandengan? Ini bukan ikan bandeng yang biasa dipresto  terus di buat oleh-oleh lho. Ini tentang salah satu obyek wisata di daerah Kabupaten Jepara yang recommended.



Lokasinya gampang dijangkau, dengan perjalanan darat sekitar 2,5 jam dari Semarang. Pantainya bersih, pasir nya putih dengan aneka permainan yang bisa dicoba. Ada banana boat, kano, kapal karet, boat ataupun speedboat. Sekedar mengingatkan, kalau yang tidak mahir berenang atau sama sekali tidak bisa berenang (seperti saya hahahha) tidak perlu ragu untuk mencoba banana boat. Yang penting pasang baju pelampung dengan benar dan ajaklah salah satu rekan yang mahir berenang. 




Kalau ragu ya mending tidak dicoba, tapi dijamin rugi kalau tidak mencoba. Soalnya murah, dengan tariff Rp.30.000/orang, sudah bisa merasakan sensasi kebut2an di tengah laut, dijeburkan dan terlempar dari banana boat, serta merasakan asin nya air laut yang mungkin tertelan atau masuk telinga. Permainan yang murah  meriah bisa dicoba dengan menyewa kano. Cukup Rp.25.000, sepuasnya anda bisa beraksi bak pedayung professional. Anjuran lagi, kalau belum mahir berenang ya jangan terlalu ke tengah supaya meminimalisir resiko tenggelam tentunya.
Kalau ingin bersantai, bisa  menyewa tikar dan duduk-duduk sepuasnya di pinggir pantai sambil menikmati semilir angin pantai dan melihat pemandangan hilir mudik wisatawan yang bersantai. Tarifnya murah, cukup sedia Rp.5.000-10.000 sepuasnya.


Ingin sensasi berbeda, bisa dengan menyewa perahu ke pulau panjang. Dengan perjalanan sekitar 20-25 menit dan biaya terjangkau (sekali perjalanan minimal 10 orang @ Rp.10.000) kita bisa menyeberang ke pulau di tengah laut tersebut. Apa yang ada di sana?





 Ada kawasan reservasi bakau, hutan asri, juga tempat ziarah bagi umat Islam. Tidak perlu khawatir ketiggalan kapal, asal sudah berembug dengan empunya kapal ingin berada di pulau Panjang berapa lama, kita pasti ditunggu. Yang pasti jangan sampai terlalu sore. Maksimal jam 5 sudah harus kembali ke pantai Bandengan, untuk menghindari arus pasang tentunya.
Well, bagaimana? Tertarik mencoba???