Senin, 17 Desember 2012

welcome to the the rain season

Bahkan sekarang masih Desember, belum Januari yang disebut bulan nya  ''hujan sehari-hari'', tapi frekuensi hujan dari hari ke hari tak pernah surut. Rasa-rasa nya kalau sudah di atas jam 12 pasti hujan, tak peduli walau pagi hari matahari terik bersinar. Kalau di posisi sebagai penyuluh, turut senang, karena petani sudah menantikan datang nya musim hujan sejak berbulan-bulan lalu. Paling tidak dengan petani menanam padi, stok pangan kita akan tercukupi ke depan.

Kalau saya yang tinggal di daerah yang lumayan tinggi dan masih termasuk lereng gunung tidak terlalu khawatir adanya banjir. Tapi kalau melihat berita, di daerah dataran rendah yang rawan banjir miris juga rasanya..
Harapan kita semua, semoga musim penghujan kali ini memberikan tandon air yang cukup untuk dipakai selama musim kemarau mendatang.Amieeeeee....n

Pencanangan HMPI(Hari Menanam Pohon Indonesia) di Kabupaten Semarang

It's an  event held on November 30th 2012 on the Bergas district. The event called "Hari Menanam Pohon Indonesia.  It was held in the Kemloko field, supported by local farmers and other participants.
Here was some of the picture i got from those event :
>> Bapak Sekdin Kab Semarang, Anwar Hudaya disambut penari dari SD Bergaskidul 03


 >> Suasana peserta pencanangan HMPI
 Sambutan Kadistanbunhut Kab Semarang, Ir. Urip Triyogo, MM
 * Sambutan Sekdin Kab Semarang Bapak Anwar Hudaya*
 # Pemukulan gong sebagai tanda pencanangan HMPI#
 * Pemberian penghargaan kepada poktan berprestasi oleh ibu Bintang Munjirin*

 * Pelepasan Satwa*

* Gerakan tanam dimulai *










Selasa, 27 November 2012

Soropadan Agro Expo

Pernah deengar even Soropadan Agro Expo? Event tahunan yang digelar pada pertengahan tahun untuk memamerkan produk pertanian maupun sarana prasarana pendukungnya.
Even ini diselenggarakan di Soropadan, wilayah Temanggung.
Here, some of the picture there :


Minggu, 05 Agustus 2012

PPMKP Ciawi jilid I


Setelah perjalanan panjang selama kurang lebih 12 jam dari Bawen, sampailah di Ciawi pada pukul 5.15 pagi. Bisa ditebak, belum ada aktivitas dimulai, dan yang ada batu petugas Security yang dengan ramahnya mempersilahkan masuk dan segera melakukan registrasi dan memberikan kunci kamar. Kami tidak sendiri, teman dari Tegal ternyata lebih pagi lagi sampai di sini.
        Pasti masih asing dengan istilah PPMKP. PPMKP singkatan dari Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian. Ini adalah sebuah komplek pelatihan milik Departemen Pertanian yang berada di daerah Ciawi, Bogor. Komplek PPMKP dibagi menjadi beberapa komplek lagi yaitu :
a. komplek Bumi
b. komplek Tirta
c. komplek Matahari
Penasaran apa yang dilakukan selama di PPMKP Ciawi? Tunggu bab berikut dari ulasan penulis.

Sabtu, 23 Juni 2012

Unik nya pantai Bandengan




Apa sih yang terlintas saat mendengar kata Bandengan? Ini bukan ikan bandeng yang biasa dipresto  terus di buat oleh-oleh lho. Ini tentang salah satu obyek wisata di daerah Kabupaten Jepara yang recommended.



Lokasinya gampang dijangkau, dengan perjalanan darat sekitar 2,5 jam dari Semarang. Pantainya bersih, pasir nya putih dengan aneka permainan yang bisa dicoba. Ada banana boat, kano, kapal karet, boat ataupun speedboat. Sekedar mengingatkan, kalau yang tidak mahir berenang atau sama sekali tidak bisa berenang (seperti saya hahahha) tidak perlu ragu untuk mencoba banana boat. Yang penting pasang baju pelampung dengan benar dan ajaklah salah satu rekan yang mahir berenang. 




Kalau ragu ya mending tidak dicoba, tapi dijamin rugi kalau tidak mencoba. Soalnya murah, dengan tariff Rp.30.000/orang, sudah bisa merasakan sensasi kebut2an di tengah laut, dijeburkan dan terlempar dari banana boat, serta merasakan asin nya air laut yang mungkin tertelan atau masuk telinga. Permainan yang murah  meriah bisa dicoba dengan menyewa kano. Cukup Rp.25.000, sepuasnya anda bisa beraksi bak pedayung professional. Anjuran lagi, kalau belum mahir berenang ya jangan terlalu ke tengah supaya meminimalisir resiko tenggelam tentunya.
Kalau ingin bersantai, bisa  menyewa tikar dan duduk-duduk sepuasnya di pinggir pantai sambil menikmati semilir angin pantai dan melihat pemandangan hilir mudik wisatawan yang bersantai. Tarifnya murah, cukup sedia Rp.5.000-10.000 sepuasnya.


Ingin sensasi berbeda, bisa dengan menyewa perahu ke pulau panjang. Dengan perjalanan sekitar 20-25 menit dan biaya terjangkau (sekali perjalanan minimal 10 orang @ Rp.10.000) kita bisa menyeberang ke pulau di tengah laut tersebut. Apa yang ada di sana?





 Ada kawasan reservasi bakau, hutan asri, juga tempat ziarah bagi umat Islam. Tidak perlu khawatir ketiggalan kapal, asal sudah berembug dengan empunya kapal ingin berada di pulau Panjang berapa lama, kita pasti ditunggu. Yang pasti jangan sampai terlalu sore. Maksimal jam 5 sudah harus kembali ke pantai Bandengan, untuk menghindari arus pasang tentunya.
Well, bagaimana? Tertarik mencoba???


Kamis, 31 Mei 2012

Finding Nemo




Dah pernah nonton film ini? Pemenang beberapa academy award tahun 2003 yang sering kali diputar di layar televisi ini masih punya daya tarik meskipun sudah saya tonton beberapa kali.
Cerita nya sederhana, berawal dari pertengkaran antara seekor ikan ''clown fish'' bernama Marlin dan  putra nya Nemo yang membawa mereka berpetualang, bertemu hiu, melawan ikan penyengat, masuk ke dalam perut paus, sampai bertemu rombongan kura-kura dan akhirnya sampai ke Sydney. Nemo ditangkap oleh seekor penyelam yang ternyata dokter gigi dan dibawa ke Sydney. 
Marlin, ayah Nemo akhirnya bertekad mencari dan menemukan putranya. Dalam perjalanan, dia bertemu Dorry, si ikan yang punya kelainan amnesia dan seringkali lupa kejadian yang dialaminya, nama orang maupun nama tempat yang pernah dikunjungi nya. Ajaibnya, karena menemani Marlin mencari Nemo, perlahan dia bisa mengingat walaupun sedikit demi sedikit.
Ending nya bisa ditebak, Marlin bisa bertemu dengan Nemo putra nya, serta melanjutkan kehidupan bahagia mereka.

Selasa, 29 Mei 2012

Bertanam Padi dengan Sistem Legowo

 
 
Menjadi penyuluh berarti bersiap turun ke tingkat petani, memberi contoh dan mengarahkan tentang cara bertani yang benar. Untuk itu harus siap terjun ke sawah dan berkotor-kotor ria terkena lumpur dalam membimbing petani. Sebenarnya dalam hal menanam padi, petani jauh lebih mahir dan terampil, yang kurang adalah cara budidaya yang kadang belum benar.
Pernah mendengar sistem tanam ''jajar legowo''? Sistem ini dikenalkan pertama kali di Jawa Tengah oleh pak Legowo. Legowo berasal dari kata ''lego'' dan ''dowo'' yang artinya lega dan panjang. Prinsip dari sistem tanam jajar legowo adalah meningkatkan populasi tanaman dengan mengatur jarak tanam sehingga pertanaman akan memiliki barisan tanaman yang diselingi oleh barisan kosong dimana jarak tanam pada barisan pinggir setengah kali jarak tanam antar barisan. Sistem tanam jajar legowo merupakan salah satu rekomendasi yang terdapat dalam paket anjuran Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT).





Sebelum ditanam, benih padi diseleksi dengan cara dijemur matahari lalu diayak. Benih kemudian di rendam dalam air yang telah diberi garam 1 % (1 gram garam untuk tiap 1 liter air). Benih yang tenggelam yang dipakai sedangkan yang terapung atau melayang tidak digunakan. Selanjutnya benih diperam dalam air sampai tercelup sepenuhnya selama 6 jam. Apabila sudah mulai berkecambah benih dapat di semai di lahan pesemaian. Setelah 15-24 hari, benih siap untuk dipindah tanam.
 
 
Persiapan yang dilakukan untuk penanaman jajar legowo adalah menentukan poros / as di tiap petak sawah. Ini diperlukan untuk membuat baris legowo lurus. Diusahakan arah tanam adalah menghadap matahari terbbit (arah timur) sehingga tanaman mendapatkan sinar matahari secara optimal. Setelah didapat 1 garis lurus, garit mulai dioperasikan membujur lalu melintang sehingga terbentuk kotak-kortak di petakan sawah yang akan ditanami. Panjang dan lebar kotak pada petak sawah yang digarit disesuaikan dengan jarak tanam yang biasa digunakan. Untuk tanah dengan tingkat kesuburan tinggi jaraknya lebih lebar. Di Jawa Tengah jarak uyang umum digunakan adalah 20-25 cm. Untuk mempermudah proses penggaritan, lahan sawah sebaiknya tidak diairi dulu semalaman sehingga keesokan hari nya saat digarit tidak ada genangan air.

 


 
Apabila sudah terbentuk kotak pada petakan sawah yang akan di tanami, tinggal menentukan legowo berapa yang akan digunakan. Untuk memperoleh produksi optimal legowo 4:1 direkomendasikan, sementara untuk kualitas bulir yang lebih berisi direkomendasikan legowo 2:1.

meningkatkan produksi tanaman padi dengan sistem tanam jajar legowo
 Ilustrasi Legowo 2:1


Kalau pada penanaman konvensional dikenal istilah ''tandur''(ditata karo mundur") yang artinya di tata sambil mundur, hal ini tidak berlaku pada sistem tanam legowo. Dalam penanaman legowo lebih fleksibel, menanam bisa dilakukan dengan berjalan maju  maupun mundur, sehingga mempermudah petani dalam bertanam.

Penanaman sistem legowo ini mungkin pada awalnya agak membingungkan bagi petani, tapi apabila sudah terbiasa petani akan menyadari kalau sistem tanam ini memiliki beberapa keuntungan diantaranya :
1. Menambah jumlah populasi tanaman padi sekitar 30 % yang diharapkan akan meningkatkan produksi baik secara makro maupun mikro.
2. Dengan adanya baris kosong akan mempermudah pelaksanaan pemeliharaan, pemupukan dan pengendalian hama penyakit tanaman yaitu dilakukan melalui barisan kosong/lorong.
3. Mengurangi kemungkinan serangan hama dan penyakit terutama hama tikus. Pada lahan yang relatif terbuka hama tikus kurang suka tinggal di dalamnya dan dengan lahan yang relatif terbuka kelembaban juga akan menjadi lebih rendah sehingga perkembangan penyakit dapat ditekan.
4. Menghemat pupuk karena yang dipupuk hanya bagian tanaman dalam barisan.
5. Dengan menerapkan sistem tanam jajar legowo akan menambah kemungkinan barisan tanaman untuk mengalami efek tanaman pinggir dengan memanfaatkan sinar matahari secara optimal bagi tanaman yang berada pada barisan pinggir. Semakin banyak intensitas sinar matahari yang mengenai tanaman maka proses metabolisme terutama fotosintesis tanaman yang terjadi di daun akan semakin tinggi sehingga akan didapatkan kualitas tanaman yang baik ditinjau dari segi pertumbuhan dan hasil.



Penanaman Legowo 2:1

Tentunya ada beberapa kendala yang dihadapi petani dalam mengaplikasikan sistem tanam ini. Umumnya berkaitan dengan sawah yang petakan nya sempit, kekurang mahiran dalam penggaritan sampai dengan tenaga yang tidak memadai.
Tapi tidak ada salah nya bersusah payah di awal untuk hasil yang lebih baik di akhir kan??